AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan, AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan

AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan

AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan

Sejak misi Apollo 11 hingga Apollo 17 telah ada 12 orang yang menjejakan kakinya di Bulan. Perlombaan AS dan Uni Soviet (Rusia sekarang) di bidang antariksa saat itu begitu sengit.

Baru-baru ini kedua negara yang kerap bersitegang itu dikabarkan tengah merencanakan perjalanan manusia ke Bulan. Namun kali ini mereka tidak berlomba, melainkan bekerjasama.

Kolaborasi kedua negara besar ini sebenarnya bukan pertama kalinya mengingat pada 1993 lalu International Space Station juga dibangun berkat asosiasi dari AS dan Rusia.

NASA saat ini sedang fokus untuk misi pendaratan manusia di Mars pada 2030. Badan antariksa AS ini tampaknya sudah bosan dengan misi perjalanan ke Bulan, setidaknya dalam waktu dekat. Tetapi badan antariksa Russia Roscosmos lebih tertarik.

Perusahaan AS raksasa seperti Boeing dan Lockheed Martin sudah menargetkan pembentukan basis di Bulan dan sudah menyampaikannya kepada NASA.

AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan

Tujuan pembuatan basis atau markas di Bulan rencananya akan menjadi tempat singgah sebelum astronot melanjutkan perjalanan ke Mars. Tidak hanya itu, setelah modul dibangun maka astronot dan kosmonot bisa mempelajari permukaan Bulan.

Menurut salah satu usulan, kedua negara bisa mencoba misi selama 400 hari di Bulan pada akhir 2020-an sebagai simulasi ekspedisi ke Mars.

AS dan Rusia Akan Bekerjasama Kirim Manusia ke Bulan

William Gerstenmaier sebagai Asosiasi Administrasi NASA menganggap ini sebagai awal sistem transit ke Mars.

Proposal antara perusahaan Amerika dan Rusia ini dipaparkan dalam konferensi penelitian dan pengembangan ISS di San Diego pada 12 Juli sampai 14 Juli lalu. Saat ini NASA sedang menganalisanya.

Sumber: Science Alert

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX583F683C10585